Minggu, 06 Maret 2016

Kekuatan Sikap Mental Dalam Berbisnis




            Dalam dunia bisnis banyak para pembisnis yang pernah mengalami masalah maupun kegagalan namun disitulah sikap mental mereka diuji yang dapat mengeluarkan hasil berupa keberhasilan atau kegagalan mereka, namun apakah yang disebut sikap mental tersebut ? . Setelah di definisikan oleh Profesor Edwood Chapman, dapat diketahui bahwa salah satu definisi  dari yang disebut sikap mental ini adalah cara mengomunikasikan atau mengekspresikan suasana hati atau watak kepada orang lain. Kondisi sifat mental yang dikeluarkan seseorang bisa menjadi anggapan orang lain kepadanya, sebagai contoh:
 

Si A adalah pemuda yang memiliki sikap mental positif, maka orang-orang yang mengenal A akan menganggap A sebagai orang yang bersikap mental positif, dan A pastinya akan terus menerus mengejar hasil positif yang ia inginkan, begitu juga sebaliknya.

Si B adalah pemuda yang memiliki sikap mental negatif, maka orang-orang yang mengenal B akan menganggap B sebagai orang yang bersikap mental negatif, dan pada akhirnya B hanya akan mendapatkan hasil yang tidak seperti yang ia inginkan.

Begitu juga bisnis, banyak para pembisnis yang pernah mengalami masalah, kegagalan, dan sebagainya. Namun hanya pembisnis yang bersikap mental positiflah yang akan mendapatkan hasil positif yang sesuai dengan yang ia inginkan. Karena sikap mental positif bisa mendorong seseorang untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan pantang menyerah walaupun dihalang berbagai masalah dan diterjang berbagai kegagalan, seperti contoh tokoh pembisnis sukses dibawah ini :

  Kolonel Harland Sanders
Kita sudah pasti tak asing dengan sosok Kolonel Harland Sanders yang selalu terpampang di restoran KFC. Perjuangannya dimulai ketika beliau sudah tua yaitu sekitar 65 tahun, Kolonel Harland Sanders tetap memiliki jiwa untuk berjuang dengan berusaha mencari restoran yang mau berkerja sama dengannya dengan tawaran resep ayam goreng darinya. Dari restoran ke restoran resep yang ia tawarkan selalu ditolak, tetapi beliau selalu percaya pada resep ayam gorengnya, sehingga pada restoran yang ke 1009 resep yang Kolonel Harland Sanders tawarkan baru mendapat persetujuan untuk berkerja sama, dari situlah keberhasilan dari Kolonel Harland Sanders dimulai. Dan sampai sekarang ini restoran-restoran serta resep ayamnya masih hidup walaupun beliau sudah wafat.

    Soichiro Honda
                                    Kita sudah pasti tak asing dengan nama dari tokoh ini. Beliau adalah pencipta dari motor Honda yang sekarang ini sudah pasti kita temui di jalan-jalan. Perjuangan dari Soichiro Honda pastinya bisa dikatakan amat berat, seperti mendapatkan tolakan untuk karyanya, bisnisnya ditimpa bencana alam, bangkrut karena kondisi peperangan dan sebagainya. Namun Soichiro Honda tetap tidak menyerah berkat sifat mentalnya hingga pada suatu saat ketika Soichiro Honda memodifikasi sepedanya dengan memasang mesin motor kecil, yang menarik perhatiaan banyak orang dan pesanan kepadanya. Hal inilah yang menjadi awal dari kesusksesannya.

Dari 2 contoh pembisnis sukses terkenal diatas, dapat kita pahami bahwa kekuatan dari sikap mental yang kuat akan menjadi dorongan yang kuat juga bagi siapapun yang memilikinya tanpa mengenal tua atau pun muda. Sulit dibayangkan bagaimana rasanya mendapatkan 1008 tolakan seperti yang dialami oleh Kolonel Harland Sanders. Atau berbagai musibah yang dialami Soichiro Honda. Dan pastinya mereka akan gagal apabila mereka menyerah ditengah-tengah perjuangan mereka. Oleh karena itu untuk menjadi pembisnis sukses yang baik, kita harus bisa menumbuhkan sikap mental positif yang kuat agar tidak gugur di tengah perjuangan meraih kesuksesan.
REFERENSI
Suyanto, M.. 2005. “11 Rahasia Memulai Bisnis Tanpa Uang”. Penerbit Andi.
Kasmir, Elvis. “Soichiro Honda, Pendiri Honda”. 18 Mei 2008. http://kisah2sukses.blogspot.com/2008/05/soichiro-honda-pendiri-honda.html
Suryadi, Nathanael. “Perjuangan Mr Sanders”. 30 Oktober 2010. http://nathanaelsuryadi.blogspot.com/2010/10/perjuangan-mr-sanders.html


0 komentar:

Posting Komentar